Jumat, 10 April 2009

Peranan Mikroba Probiotik Pada Ikan

MAKALAH MIKROBIOLOGI


Peranan Mikroba Probiotik Pada Ikan


Disusun sebagai syarat tugas mikrobiologi








Disusun oleh:
Roy Docklas 230110070084













FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN
2008

BAB I
PENDAHULUAN


Latar belakang
Peran penting mikrobiologi pertama kali diperkenalkan dalam karya karya Louis Pasteur, Robert Koch, Winogradsky dan lainnya yang menjadi terkenal dengan “Era Emas Mikrobiologi”, (1870-1910). Selama era ini tidak hanya sebagian besar bakteri agen-penyebab penyakit pada manusia telah diidentifikasi, tetapi juga peran mikroorganisme sebagai pendaur-ulang sebagian besar unsur- hara penting kehidupan organisme di bumi telah diketahui. Pertengahan pertama abad 20 para ahli (mikrobiologiwan) banyak mengkonsentrasikan pada identifikasi bakteri (mikroba) dan upaya-upaya perawatan penyakit yang kemungkinan disebabkan oleh jasad renik. Teknik kultur murni (monokultur) mikroba telah dikembangkan oleh Robert Koch, yang bermanfaat untuk mempelajari sifat patogen dan mengkaji interaksinya dalam lingkungan alami yang heterogen. Perkembangan bioteknologi selama paruh akhir abad 20, kemudian dipacu ledakan perkembangan biologi molekuler, memberikan kontribusi keberhasilan perkembangan DNA rekombinan, yang mempunyai banyak peran dalam penggunaannya di lingkungan diantaranya bagi bidang perikanan
Hubungan antara mahluk hidup yang menguntungkan atau disebut juga dengan simbiosis mutualisme berperan penting pada di ekosistem perairan. Simbiosis mutualisme salah satunya dapat terlihat dari hubungan bakteri menguntungkan yang terdapat pada usus ikan. Berdasarkan data yang ada didalam usus ikan terdapat 107 bakteri yang hidup. Banyaknya jumlah bakteri dalam usus ikan ini berpengarruh pada pola pemberan pakan ikan dalam hal jenis pakan ikan yang diberikan.
Sebagian ikan tertentu yang ada di Indonesia memerlukan makanan yang sesuai untuk pertumbuhan hidupnya. Kenyataannya kita masih belum dapat memberikan pakan yang sesuai untuk pertumbuhan secara optimal. Pakan yang kita berikan pada ikan sedikit sekali mengandung probiotik sehingga pakan yang kita berikan tidak dapat dicerna secara maksimal. Ini menyebabkan makanan terbuang secara percuma dan pertumbuhan bakteri yang menguntungkan didalam usus ikan tidak maksimal. Penambahan nutrisi yang seimbang dan probiotik yang seimbang akan menguntungkan bagi mdidalam usus ikan rantai panjang karbohidrat dan protein dapat diolah sebaik mungkin dengan bantuan bakteri menguntungkan. Prinsip dasar kerja probiotik adalah pemanfaatan sebagai penambah mikroba hidup yang memiliki kemampuan mikroorganisme dalam memecah atau pengaruh menguntungkan bagi komunitas mikroba menguraikan rantai panjang karbohidrat, protein dan lingkungan hidupnya. Pendapat lain oleh Salminen lemak yang menyusun pakan yang diberikan. et al, (1999) bahwa probiotik merupakan segala Kemampuan ini diperoleh karena adanya enzim-bentuk preparasi sel mikroba atau komponen sel enzim khusus yang dimiliki oleh mikroba untuk mikroba yang memiliki pengaruh menguntungkan bagi memecah ikatan tersebut. Enzim tersebut biasanya berpengaruh pada kesehatan dan kehidupan inangnya. Pada saat memilih mikroorganisme yang akan digunakan sebagai probiotik harus memiliki kuantitas dan kualitas dalam jumlah yang tepat.
Ikan kerapu macan (Ephinephelus fuscogatus) merupakan salah satu jenis ikan laut yang mempunyai nilai ekonomi tinggi, karena sangat disukai di dalam maupun di luar negeri seperti Negara-negara Asean, Hongkong, Cina, dan Jepang. Budidaya ikan ini sangat potensial akan tetapi masih terkendala dengan rentannya penyakit terutama oleh bakteri dan pertumbuhannya relatif agak lambat.







BAB II
TINJAUAN PUSTAKA


2.1.Pengertian mikroba
Mikroorganisme atau mikroba adalah organisme mikroskopik yang sebagian besar berupa satu sel yang terlalu kecil untuk dapat dilihat menggunakan mata telanjang. Mikroba berukuran sekitar seperseribu milimeter (1 mikrometer) atau bahkan kurang, walaupun ada juga yang lebih besar dari 5 mikrometer. Karenanya, mikroba hanya bisa dilihat dengan menggunakan alat bantu berupa mikroskop.
2.2. Jenis mikroba yang penting
Ada beberapa kelompok mikroba yang penting yang perlu diketahui morfologi, sifat, struktur dan perkembangbiakannya. Diantaranya yaitu : bakteri, fungi/kapang (mold) dan khamir (yeast).

1. Bakteri
Sumber : Terdapat secara luas di alam yang berhubungan dengan hewan, tumbuh-tumbuhan, udara, air dan tanah.
Morfologi : Uniseluler (bersel tunggal)
Ukuran : panjang = 0,5-10 mm; lebar = 0,5-2,5 mm.
Bentuk sel : coccus (bulat), bacillus (batang/basil), spirillium (spiral) dan vibrios (koma/vibrio).
Struktur : Prokariotik
Tidak memiliki membran di dalam sitoplasma
Beberapa memiliki flagella (rambut cambuk), capsul (kapsul) dan endospora.
Perkembangbiakan : Aseksual dengan pembelahan biner.
Peranan : Agen penyubur tanah, bermanfaat dalam industri pembuatan senyawa penting (semisal alkohol), mengolah makanan, penyebab penyakit, pembusuk bahan makanan, dll


Gambar 1 : Bakteria dan macamnya
2. Kapang (Mold)
Sumber : Biasanya terdapat pada tempat-tempat lembab, semisal kertas koran yang basah, dinding-dinding basah, buah-buahan membusuk dan bahan pangan lainnya
Morfologi : Multiseluler (bersel banyak)
Ukuran : mikroskopis sampai makroskopis
Bentuk : benang-benang.
Struktur : Eukariotik
Memiliki dinding sel yang kaku
Terdiri dari hifa (kumpulan benang-benang).
Kumpulan hifa membentuk miselium.
Beberapa memiliki septa (penyekat) pada hifa.
Perkembangbiakan : Seksual dan Askesual (spora).
Peranan : Dekomposisi (penghancuran) material, penghasil penisilin (antibiotik), penyebab penyakit, dll.


Gambar 2 : Kapang (Mold)

3. Khamir (Yeast)
Sumber : Lingkungan yang berkadar gula dan pH rendah, seperti buah- buahan dan sirup.
Morfologi : Uniseluler (bersel tunggal).
Ukuran 5-20 mm. (5-10 x lebih besar dari bakteri).
Bentuk sel : Pseudomiselium .
Struktur : Eukariotik.
Memiliki dinding sel yang serupa dengan bakteri.
Sitoplasma memiliki inti bebas (discrete nucleus).
Memiliki vakuola yang berisi sejumlah besar cairan.
Perkembangbiakan : Aseksual dengan tunas.
Peranan : Fermentasi alkoholik pada bir, tape, nata dll.


Berdasarkan organisasi selularnya, protista dibagi menjadi dua golongan yaitu protista tingkat rendah (prokaryot) dan protista tingkat tinggi (eukaryot). Alga hijau biru dan bakteri tergolong kepada prokaryot. Sebagian mikrobiologist menganggap alga hijau biru adalah bakteri juga. Golongan eukaryot terdiri atas protozoa, fungi (khamir dan kapang), dan alga dimana organisasi selularnya sudah relatif sempurna menyerupai tanaman atau hewan.
Mikroba terdapat dimana-mana dalam alam. Mikroba dapat ditemui mulai dari dasar lautan yang paling dalam sampai ke puncak gunung yang paling tinggi. Mikroba ada yang hidup dalam air dingin, juga ada yang tahan hidup dalam air panas pada suhu tinggi bahkan ada yang sampai 250 derajat Celcius. (extremophilic).
Tanah yang kita injak dipenuhi oleh mikroba. Mikroba dapat terbawa bersama aliran air ke sungai, danau dan laut. Mikroba dapat ditemui dimana mereka menemukan makanan, kelembaban (air), dan suhu yang cocok untuk pertumbuhan dan perkembangbiakannya. Karena kondisi yang cocok untuk kehidupan manusia juga cocok bagi mikroba maka tidak dapat dihindari bila kita hidup berdampingan dengan mikroba.
Mikroba ada dalam udara yang kita hirup. Dia mungkin juga ada dalam makanan yang kita makan dan minuman yang kita minum terutama makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi, dipermukaan kulit, dalam mulut, hidung dan setiap lubang pada tubuh, serta dalam saluran pernafasan dan pencernaan.
Mikroba lebih banyak lagi ditemui pada tanaman dan hewan. Sebagian besar mikroba tidak berbahaya bagi manusia, dan manusia yang sehat diberi kemampuan oleh Yang Maha Kuasa untuk bertahan dari serangan mikroba yang berbahaya sampai batas-batas tertentu.
Ada dua jenis mikroba dilihat dari manfaatnya, yaitu mikroba baik dan mikroba "jahat". Mikroba yang baik bagi manusia diantaranya adalah mikroba pangan dan industri yang membantu manusia dalam pembuatan keju, yoghurt, tempe, oncom, kecap, tape, ragi roti, asam amino, asam organik, pelarut organik, enzim, obat-obatan, dan sebagainya.
Mikroba juga membantu mendekomposisi (menghancurkan) bahan organik seperti sampah-sampah organik sehingga mengurangi jumlah sampah dan bisa pula menjadi pupuk bagi tanaman. Tetapi mikroba yang tidak baik juga tidak kurang jumlahnya yaitu mikroba yang menyebabkan berbagai penyakit pada manusia serta mikroba yang mengakibatkan basi atau kerusakan bahan makanan dan minuman.
Dalam konteks makanan halal, salah satu mikroba yang cukup kontroversi akhir-akhir ini, yaitu mikroba dari jenis bifidobacteria. Mikroba ini adalah bakteri yang banyak ditemukan dalam usus bayi yang hanya mengkonsumsi ASI. Bifidobacteria menjadi penting karena merupakan salah satu probiotik yang dapat menekan pertumbuhan mikroba patogen lain dalam usus bayi dan merangsang kekebalan tubuh bayi. Karena berfungsi sebagai probiotik maka ilmuwan dari industri mengisolasinya pertama kali dari kotoran bayi sehat yang hanya mengkonsumsi air susu ibu. Setelah diisolasi, bakteri ini dimurnikan berkali-kali agar tidak terkontaminasi oleh bakteri lain. Pemurnian dilakukan dengan melarutkannya dalam air garam sampai ratusan ribu kali, kemudian ditumbuhkan pada media agar, diisolasi lagi, dan ditumbuhkan lagi berkali-kali sampai ratusan kali. Bifidobacteria yang dipakai sekarang adalah isolat yang sudah berumur sekitar 35 tahun sejak diisolasi pertama kali tersebut. Setelah dibersihkan dan dimurnikan berkali-kali dan telah 35 tahun sejak diisolasi pertama kali, maka pertanyaannya sekarang, apakah bifidobacteria ini sudah halal digunakan untuk makanan atau minuman yang berfungsi sebagai probiotik?
2.3. Peranan mikroba
Hampir di semua daerah biosfir dapat di jumpai mikroba. Di semua tempat yang di huni manusia dapat dapat di jumpai mikroba yang mampu hidup dan berkembang biak. Mikroba memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Tanpa kehadiran mereka, dunia penuh dengan limba. Berkembangnya ilmu pengetahuan telah membuka wawasan bahwa ternyata peran mikroba tidak hanya dapat merombak limba menjadi mineral yang dibutuhkan oleh tanaman, tetapi masih banyak peran lainnya bahkan dalam bidang perikanan.

1. Mikroba menguntungkan
Mikroba yang memiliki peran menguntungkan bagi manusia adalah mikroba pengurai, nitrifikasi, nitrogen, usus,dan penghasil antibiotic

2. Mikroba merugikan
Mikroba yang diketahui mempunyai peran yang merugikan kepentingan manusia adalah mikroba pembusuk dan pantogen.






2.4. Peranan mikroba dalam bidang perikanan
Peranan mikroba mencakup semua aspek yang dapat diperoleh dari mikroba yang menguntungkan manusia diantaranya mikroba saluran pencernaan yang digunakan untuk memacu pertumbuhan ikan dan menghasilkan vitamin B12 dan K yang mempunyai peran
penting dalam proses pembekuan darah, mikroba dapat digunakan untuk melawan mikroba yang tidak diinginkan ( pengawetan dengan mikroba yang menguntung terhadap mikroba yang merugikan ), mikroba nitrifikasi memiliki kemampuan untuk merombak senyawa amoniak menjadi nitrat yang dapat di manfaatkan oleh tumbuhan, karena senyawa amoniak dalam media budidaya dapat menimbulkan keracunan bagi ikan yang di budidaya, mikroba ini mempunyai kemampuan mengikat nitrogen langsung dari udara kemudian mengubahnya menjadi komponen yang dapat di serap oleh akar tumbuhan. Dari segi keuntungan bdang kesehatan pengunaan mikroba sebagai pengawet ikan tidak menimbulkan dampak buruk ( saat ini belum diketahui ), tampa harus menggunakan formalin yang dapat merugikan kesehatan.

















BAB III
ISI

3.1 Sinbiotik
Di dalam saluran pencernaan ikan terdapat enzim pencernaan. Enzim ini berasal dari tubuh ikan sendiri dan mikroba yang hidup di saluran pencernaan, baik mikroba menguntungkan maupun merugikan. Kedua jenis mikroba ini hidup berdampingan dalam jumlah seimbang.
Adanya gangguan dapat menyebabkan keseimbangan populasi mikroba di dalam saluran pencernaan berubah. Bila gangguan tersebut menyebabkan populasi mikroba menguntungkan meningkat, maka proses pencernaan akan baik dan sebaliknya.
Komposisi mikroba di dalam saluran pencernaan dapat dikendalikan dengan dua cara, yaitu secara prebiotik dan probiotik.
a. Prebiotik
Prebiotik adalah pengendalian mikroba usus dengan cara menambahkan makanan yang mengandung nutrisi bagi pertumbuhan dan perkembangan mikroba menguntungkan.
b. Probiotik
probiotik adalah menambahkan sejumlah mikroba menguntungkan untuk merubah komposisi mikroba di dalam usus, dimana mikroba menguntungkan menjadi dominan.
Persyaratan mikroorganisme digunakan sebai probiotik adalah:
1. Tidak bersifat patogen atau mengganggu, mempermudah pencernaan lanjutan dan penyerapan inang, tidak bersifat patogen bagi konsumen (manusia oleh saluran pencernaan ikan. Di sisi lain, dan hewan lainnya),
2. Tidak mengganggu mikroorganisme lain sehingga dapat menjaga keseimbangan ekosistem setempat,
3. Mikroba menguntungkan ini harus mudah dipelihara.
4. Hubungan simbiosis berkembang biak di dalam usus ikan,
5. Dapat dipelihara dalam media yang memungkinkan untuk diintroduksikan ke dalam usus ikan,
6. Dapat hidup dan berkembang di dalam air wadah pemeliharaan ikan.
3.2 Probiotik yang Digunakan Pada Ikan Kerapu.
Bakteri yang diisolasi dari usus dan lambung ikan kerapu macan dapat tumbuh dan berkembang pada media kultur TSA dengan pH 2, yang merupakan indikator utama bakteri probiotik. Koloni bakteri yang tumbuh pada media terdapat dalam berbagai macam bentuk, warna, tepian, ukuran, dan permukaan koloni (elevasi) yang berbeda.
genus Lactococcus Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut: warna koloni putih susu atau agak krem, bentuk koloni bundar atau bulat besar, sel berbentuk bola yang berukuran 0,5-1,2 x 0,5-1,5 µm, berpasangan dan membentuk rantai pendek dalam media cair, endospora tidak terbentuk, Gram +, tidak motil. Suhu optimum untuk pertumbuhan bakteri genus ini adalah 30-37¬oC dan dan tumbuh baik pada 1-3% NaCl. bakteri ini tergolong bakteri Gram +, fakultatif anaerob, tidak motil, tanpa kapsul, kemampuan memproduksi katalase dan oksidase negatif, tumbuh pada suhu 100C, optimum pada suhu 300C tapi tidak dapat tumbuh pada suhu 450C, tumbuh baik dengan 0,5% NaCl. Bakteri ini memanfaatkan senyawa kimia dengan menguraikannya secara fermentasi. Salah satunya adalah memfermentasikan karbohidrat dengan produk yang dihasilkan sebagian besar adalah L (+) asam laktat tapi tidak dalam bentuk gas. Untuk pertumbuhannya, bakteri ini memerlukan syarat-syarat gizi yang lengkap. Biasanya banyak terdapat di pabrik pengolahan susu dan produk makanan dari tumbuh-tumbuhan. Pemanfaatan zat kimia dengan penguraian secara fermentative, salah satunya karbohidrat yaitu memfermentasi dengan memproduksi sebagian besar L (+) asam laktat tapi tidak dalam bentuk gas. Sifat lainnya adalah katalase negatif dan oksidase negatif. Bakteri ini tumbuh pada suhu 100C, optimum pada suhu 300C tapi tidak dapat tumbuh pada suhu 450C, dan tumbuh baik dengan 0,5% NaCl. Bakteri ini biasanya banyak terdapat pada pabrik pengolahan susu dan produk makanan dari tumbuh-tumbuhan.
genus Carnobacterium Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut: warna koloni putih susu atau agak krem, bentuk koloni bulat, tepian berlekuk, sel lurus, batang ramping, berukuran 0,5-0,7 x 1,02,0 µm, berbentuk tunggal atau dalam bentuk pasangan dan kadang-kadang dalam bentuk rantai yang pendek, Gram + dan dapat bergerak atau motil. Carnobacteria adalah katalase negatif, oksidase positif, metil red positif, tumbuh optimum pada suhu 300C dan tumbuh baik pada NaCl 1-7%. Bakteri ini Gram +, dapat atau tidak dapat bergerak dan tidak berspora, produksi kimia dengan heterofermentatif, memproduksi sebagian besar L (+) laktat dari glukosa. Mereka tumbuh pada 100C tapi tidak dapat tumbuh pada suhu 450C dan optimum pada suhu 300C. Bakteri ini adalah katalase negatif dan oksidase positif dan tidak menghasilkan nitrat. Sel terdapat dalam produk daging dan ikan. Salah satu spesiesnya, yaitu C. piscicola, adalah patogen pada ikan salmon (Zulkifli 2001).
genus Staphylococcus. Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut: warna koloni putih susu atau agak krem, bentuk koloni bulat, tepian timbul, sel bentuk bola, diameter 0,5-1,5 µm, terjadi satu demi satu, berpasangan, dan dalam kelompok tidak teratur, Gram +, tidak motil, katalase positif, oksidase negatif, metil red positif, tumbuh optimum pada suhu 30-370C dan tumbuh baik pada NaCl 1-7%. bakteri Staphylococcus sp. Gram +, tidak berspora, tidak motil, fakultatif anaerob, kemoorganotrofik, dengan dua pernapasan dan metabolisme fermentatif. Koloni biasanya buram, bisa putih atau krem dan kadang-kadang kuning keorangeorangean. Bakteri ini katalase positif dan oksidase negatif, sering mengubah nitrat menjadi nitrit, rentan lisis oleh lisostafin tapi tidak oleh lisozim. Biasanya tumbuh dengan 10% NaCl. Sebagian besar terdapat pada kulit dan mukosa membran dari vertebrata berdarah panas. Akan tetapi sering diisolasi dari produk makanan, debu dan air. Beberapa spesies ada yang patogen pada manusia dan hewan.
genus Lactobacillus. Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut: warna koloni putih susu atau agak krem, bentuk koloni bulat dengan tepian seperti wol. Sel berbentuk batang dan biasanya tetap, berukuran 0,5-1,2 x 1,0-10,0 µm. Mereka biasanya berbentuk batang panjang tapi kadang-kadang hampir bulat, biasanya bentuk rantai yang pendek, Gram +, tidak motil, oksidase positif, katalase negatif, metil red positif, optimum pada suhu 300-370C dan tumbuh baik pada NaCl 3-7%. Menurut Holt et al, (1994), bakteri Lactobacillus sp. ini termasuk Gram +, tidak berspora, tidak motil oleh flagel peritrichous, fakultatif anaerob, kadang-kadang mikroaerofilik, sedikit tumbuh di udara tapi bagus pada keadaan di bawah tekanan oksigen rendah, dan beberapa anaerob pada isolasi. Pada umumnya bakteri ini tumbuh baik sekali pada 5% CO2. Koloni pada media agar biasanya 2-5 mm, cembung, entire, buram (opaque) dan tanpa pigmen, kemoorganotrof, metabolismenya adalah fermentatif dan saccharoclastic. Sedikit dari separoh produk akhir karbon adalah laktat, tidak menghasilkan nitrat, gelatin tidak menjadi cair, sitokrom negatif, katalase negatif dan oksidase positif, terutama C18 : 1 rantai lurus asam lemak oleh cis-vaccenic. Tumbuh optimum pada suhu 30-400C. Lactobacillus tersebar luas di lingkungan, terutama pada hewan dan produk makanan sayursayuran. Mereka biasanya mendiami saluran usus burung dan mamalia, dan vagina mamalia. Mereka tidak bersifat patogen. Yang menggunakan Lactobacillus rhamnosus terhadap ikan rainbow trout dapat menurunkan mortalitas dan saat uji tantang dengan Aeromonas salmonicida. Waspodo (2001) mengatakan bahwa bakteri Lactobacillus bulgaricus adalah bakteri probiotik karena telah lolos dari uji klinis, enzimnya mampu mengatasi intoleransi terhadap laktosa, menormalkan komposisi bakteri saluran pencernaan serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
genus Bacillus. Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut: warna koloni putih susu atau agak krem, bentuk koloni bulat dengan tepian keriput. Sel adalah bentuk batang dan lurus, berukuran 0,5-2,5 x 1,2-10 µm, dan sering tersusun dalam bentuk sepasang atau rantai, dengan ujung bundar atau empat persegi. Pewarnaan sel Gram +, motil, katalase dan oksidase positif, metil red negatif, optimum pada suhu 30-370C dan tumbuh baik pada NaCl 1-3%. Menurut Holt et al, (1994), Bacillus sp. Gram + dan biasanya motil oleh flagel peritrichous. Endospora oval, kadang-kadang bundar atau silinder dan sangat resisten pada kondisi yang tidak menguntungkan. Mereka tidak lebih dari satu spora per sel dan sporulasi tidak tahan pada udara terbuka. Bakteri ini bersifat aerobik atau fakultatif anaerobik. Kemampuan fisiologi beragam; sangat peka terhadap panas, pH dan salinitas; kemoorganotrof dengan metabolisme fermentasi atau pernapasan. Biasanya katalase dan oksidase positif. Tersebar luas pada bermacammacam habitat; sedikit spesies adalah patogen terhadap vertebrata atau invertebrata. Pada bakteri Bacillus toyoi mampu menekan bakteri yang merugikan pada ternak komersial.
genus Eubacterium. Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut: warna koloni putih susu atau agak krem, bentuk koloni tidak beraturan dan menyebar, Gram +, bentuk sel batang, katalase negatif, oksidase positif, motil, metil red positif, suhu optimum pertumbuhan pada suhu 30-370C dan tumbuh baik pada NaCl 3-7%. bakteri Eubacterium sp. biasanya bersel batang, Gram + dan ukuran tidak menentu, beragam sekali antara spesies (0,2-2,0 x 0,3-10 µm) dan bukan bentuk filamen. Spesies berubah bentuk dari bulat ke bentuk batang yang panjang. Sel biasanya tidak menentu, sering gembung atau ujungnya lonjong dan kadang-kadang membengkok. Mereka biasanya tersusun satu-satu, berpasangan atau dalam rantai, Gram + dalam kultur muda, motilitas berubah-ubah (tidak tetap), tidak ada spora, anaerob sempurna, membutuhkan teknik anaerobik untuk pertumbuhan dan membutuhkan media yang kaya akan nutrisi, koloni biasanya agak cembung atau flat, kemoorganotrofik, metabolisme fermentatatif; beberapa memecahkan karbohidrat. Produk dari metabolisme adalah glukosa atau pepton. Biasanya campuran dari asam masuk dalam jumlah besar dari butirat, asetik atau formik dengan kelihatan gas H2, indole dan katalase negatif, dan oksidase positif. Mungkin menghasilkan nitrat dan gelatin mungkin cair. Terdapat dalam rongga perut dari hewan, feses, produk tumbuhan dan hewan, dan tanah. Beberapa spesies sering patogen pada vertebrata.
genus Bifidobacterium. Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut: warna koloni putih susu atau agak krem, bentuk koloni bulat dengan tepian Isolasi dan identifikasi bakteri probiotik ikan Kerapu Macan seperti wol. Sel batang bentuknya sangat bervariasi, berukuran 0,5-1,3 x 1,5-8 µm, biasanya agak bengkok, bergerombol dan sering bercabang, Gram +, tidak motil, katalase negatif, oksidase positif, metil red positif, suhu optimum pertumbuhan pada suhu 30-370C dan tumbuh baik pada NaCl 1-3 bakteri Bifidobacterium sp. ini Gram +, tersusun satu-satu, bentuk pasangan, tersusundalam bentuk V, kadang-kadang bentuk rantai, bentuk pagar sel paralel. Kadang-kadang melihatkan bentuk bulat besar (gembung), stain sering tidak tetap, tidak motil, tidak berspora, bukan asam lemak, anaerob. Sebagian kecil spesies dapat tumbuh di udara dengan CO2 10%, tidak tumbuh di bawah pH 4,5 atau di atas pH 8,5, kemoorganotrof, aktif memfermentasi karbohidrat, dengan memproduksi sebagian besar asetik dan asam laktik dengan perbandingan 3:2; tidak memproduksi CO2, butirik dan asam propionik, katalase negatif (bukan positif ketika tumbuh atau berkembang di udara dengan penambahan CO2), dan oksidase positif. Biasanya membutuhkan macammacam vitamin. Tumbuh optimum pada suhu 37-410C. Tumbuh dan berkembang dalam mulut dan saluran usus vertebrata darah panas, dan insekta, dalam sewage, dan biasanya tidak patogen. bakteri Bifidobacterium sangat efektif untuk melawan bakteri yang merugikan atau patogen yang masuk dari luar maupun bakteri yang merugikan dalam saluran pencernaan seperti Shigella dysenteria, Salmonella typhosa, Staphylococcus aureus, E. coli, dan bakteri lainnya. Karena bakteri ini memproduksi zat-zat yang bersifat asam lemak rantai pendek terutama asam asetat dan laktat, dan bisa juga menghasilkan zat bersifat antibiotik.
genus Micrococcus Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut: warna koloni kuning, bentuk koloni bulat tepian timbul. Sel bentuk bola, diameter 0,5-2,0 µm, dalam bentuk sepasang, empat pasang, atau kelompok tidak tetap, tidak bentuk rantai, Gram +, tidak motil, katalase positif, oksidase negatif, metil red positif, suhu optimum pertumbuhan pada 30-370C dan tumbuh baik pada NaCl 1-7%. bakteri Micrococcus sp. Gram + dan biasanya jarang motil, tidak berspora, aerobik, biasanya koloni bercorak dari kuning atau merah, kemoorganotrof, dengan metabolisme pernapasan, sering memproduksi sedikit atau tidak ada asam dari karbohidrat. Biasanya tumbuh pada media yang sederhana. Katalase positif dan kadang oksidase positif, meskipun sangat jarang. Biasanya halotoleran, tumbuh pada 5% NaCl berisi sitokrom dan tahan terhadap lisostafin. Bakteri ini tumbuh optimum pada suhu 25-370C, terjadi terutama pada kulit mamalia dan dalam tanah, tetapi biasanya diisolasi dari produk makanan dan udara.
genus Pseudomonas. Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi yaitu: warna koloni agak kekuningan, termasuk bersifat Gram -, dan dalam kelompok sel berbentuk batang dan lurus dengan ukuran 0,5-1,0 x 1,5-5,0 µm. Banyak spesies dapat menguraikan poli ²-hidroksibutirat sambil menyerap karbon yang ada dalam material, bersifat fakultatif, uji katalase positif dan oksidase negatif, motil, metil red positif, suhu optimum pertumbuhan pada 30-370C dan tumbuh baik pada NaCl 3-7%. Bakteri Pseudomonas sp. ada yang bersifat patogen dan ada yang bersifat menguntungkan bagi organisme lain. bakteri dari genus Pseudomonas sp dari spesies Pseudomonas bromoutilis ini memproduksi antibiotik 2, 3, 4 tribromo-5 (I, hidroksi-2, 4,-dibromophenil)pyrole. Zat ini bersifat menghambat perkembangan bakteri patogen seperti: Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumonia, Streptococcus pyogenes, dan Microbacterium tubercolosis. Penambahan bakteri Pseudomonas fluorescens AH2 dapat menekan kematian akibat vibriosis pada ikan rainbow trout dan secara in vitro bersifat antagonistik terhadap A. salmonicida.




























BAB IV
KESIMPULAN


Mikroorganisme atau mikroba adalah organisme mikroskopik yang sebagian besar berupa satu sel yang terlalu kecil untuk dapat dilihat menggunakan mata telanjang.
Pada ikan kerapu macan memiliki 9 spesies bakteri yang berpotensi sebagai probiotik, yaitu Lactococcus sp., Carnoacterium sp., Staphylococcus sp., Bacillus sp., Eubacterium sp., Pseudomonas sp., Lactobacillus sp., Micrococcus sp., dan Bifidobacterium sp. Kesembilan bakteri ini berpotensi sebagai probiotik karena memilik ketahanan pada pH 2 yang merupakan indikator utama sebagai bakteri probiotik. Bakteri pada genus Bacillus, Bifidobacteri, Pseudomonas, Lactobacillus, dan Micrococcus telah terbukti sebagai bakteri yang menguntungkan dan dapat hidup berasosiasi sebagai flora normal pada organisme baik di dalam maupun di luar tubuh, sedangkan bakteri dari lainnya masih diduga sebagai bakteri probiotik yang menguntungkan.
















DAFTAR PUSTAKA


www.google.com
Tulisan Dr Ir Khaswar Syamsu MSc, auditor LPPOM MUI dan staf Pengajar di Departemen Teknologi Industri Pertanian dan Staf Peneliti di Pusat Penelitian Bioteknologi IPB.
Sumber: Republika 19 Agustus 2005


1 komentar:

  1. Roy,, thanks yaa,, bermanfaat ni buat bsk sar sidang akhir.. :p
    _sari2007A_

    BalasHapus